27 April 2017

Berkuda dan Memanah



"Ajarilah anak-anak kalian berkuda, memanah, dan berenang" (HR Bukhari-Muslim)

Berkuda, memanah, dan berenang adalah tiga olahraga yang disunnahkan Rasulullah SAW, bahkan kalau suka dengar kajian tentang akhir zaman, kita sebagai manusia akhir zaman dianjurkan untuk belajar tiga kemampuan olahraga ini. Mungkin orang-orang modern banyak yang berpikir kenapa sih zaman udah maju kok belajarnya berkuda, memanah, dan berenang. Bahkan, senjata peperangan pun sudah canggih, senjata kimia pemusnah massal sudah bisa dibuat, dsb. Dari beberapa sumber yang saya pelajari tentang hari akhir, sauatu hari nanti menjelang hari akhir, zaman modern akan kembali seperti zaman Rasulullah SAW, tidak ada alat-alat canggih, uangnya kembali pada dinar/dirham, atau bahkan nanti tidak ada nama-nama negara seperti tertera pada peta. Allahu'alam.

Mengenai olahrag berkuda, memanah, dan berenang, dari ketiganya tentu yang paling tidak asing adalah berenang. Banyak dari kita sudah belajar berenang dari usia sekolah dan tanpa disadari sebenarnya kemampuan berenang adalah kemampuan dasar setiap manusia, karena dalam rahim ibu kita pun kita sudah berenang kan? Selain itu, belajar berenang lebih mudah daripada berkuda atau memanah karena banyak kolam renang umum di sekitar kita yang susah adalah mencari kolam renang yang dipisah antara laki-laki dan perempuannya.

Untuk berkuda dan memanah, bagi saya adalah dua kegiatan yang harus dipelajari dari sangat awal. Bahkan, saya tidak pernah mau menunggang kuda di tempat wisata lho, saya takut. Walaupun takut, saya penasaran juga sama dua olahraga ini, jadilah saya ikut mendaftar Muslimah Academy Horse Riding and Archery di Pesantren Daruut Tauhiid, Bandung. Kegiatannya khusus untuk muslimah dan walaupun acara intinya adalah belajar memanah dan berkuda, kami juga belajar Tahsin untuk memperbaiki bacaan Al-Quran dan juga ada kajian-kajiannya. Buat yang mau tau lebih lanjut, bisa banget kepoin akun sosmednya Muslimah Academy :D.
Peserta Muslimah Academy Batch 27
Sabtu, 15 April 2017
Acara Muslimah Academy dilaksanakan dalam dua hari, yang mana hari pertama untuk meningkatkan ilmu agama dan tauhid kita. Jadi, hari pertama ini diisi dengan acara kajian dan belajar tahsin. Acara pertama siang itu adalah belajar tahsin. Belajar tahsin ini untuk memperbaiki bacaan Al-Quran kita, baik secara tajwid maupun makhraj hurufnya. Insya Allah, dari belajar tahsin dan memperbaiki bacaan Al-Quran, ke depannya bisa lebih baik dalam membaca Al-Quran dan tidak ada salah-salah lagi.

Setelah tahsin, kajian tauhid pertama hari itu adalah tentang "Doa". Selama ini saya memang mengandalkan kekuatan doa dan percaya untuk tidak pernah putus asa dalam berdoa. Saya juga pernah membaca bahwa sebenarnya kita yang membutuhkan berdoa pada Allah. Setelah mendapat kajian ini, saya semakin yakin bahwa segala doa yang saya sampaikan, insya Allah akan dikabulkan.

Kajian kedua hari itu adalah tentang "Taubat". Jika kita sudah beribadah dengan rajin tetapi hati kita belum merasa tenang, berarti ada yang salah dalam diri kita, harus ada yang ditaubati. Dalam bertaubat, kita harus minta hidayah pada Allah terlebih dahulu untuk bisa mendeteksi dosa kita, lalu taubati dosa tersebut. Sungguh rezeki yang luar biasa jika kita diberi kemampuan untuk mendeteksi dosa kita dan digerakkan untuk mentaubati dosa tersebut. Sama halnya dengan hati tidak tenang jika bermasalah dengan orang lain. Tidak perlu lama-lama dengki sama orang yang berbuat salah ke kita karena yang rugi adalah kita. Kembalilah ke dalam diri sendiri, maafkan orang itu dengan tujuan untuk diri sendiri, dan benahi saja diri kita sendiri.

Alhamdulillah hari pertama seperti recharge iman :)

Minggu, 16 April 2017
Hari kedua adalah hari berlatih fisik di memanah dan berkuda, yang merupakan acara inti dari kegiatan Muslimah Academy. Kegiatan memanah dan berkudanya bukan di sekitar pesantren Daarut Tauhiid-Geger Kalong tapi di Eco Pesantren Daarus Sunnah.

Awal pelajaran berkuda, kami dijelaskan dulu teori-teori pendekatan kepada kuda. Intinya, kuda itu mudah hafal sama aroma tubuh manusia, jadi kita harus sering-sering mengelus-elus kuda supaya hafal sama kita. Langkah awal untuk pendekatan ke kuda adalah dengan memberi makan kuda langsung dari telapak tangan, jadi telapak tangan kita dicium kuda dulu baru dia makan dari telapak tangan kita :p. Makanan yang dikasih adalah wortel! (ternyata kuda juga suka wortel loh sama kayak saya hahaha). Sebelum naik ke kuda, yang harus kita lakukan adalah membuat si kuda nyaman dengan kita, caranya dengan mengelus-elus ubun-ubun kuda sampai dia nyaman dan tidak merasa terancam. Tandanya kuda tidak merasa terancam adalah kedua telinga kuda mengarah ke depan. Kalau kedua telinga sudah mengarah ke depan, maka aman untuk dinaiki.

Sebelum naik ke atas kuda, kami semua dibriefing singkat dan diajarkan teori-teori dasar berkuda. Percayalah, semua teori itu buyar ketika sudah di atas kuda hahaha. Jadi, waktu sudah di atas kuda, ya yang penting tarik talinya dengan benar dan si kuda bisa belok ke kanan atau ke kiri. Tentang berkuda, bukan untuk menakuti, risiko yang mengikuti kita ketika belajar berkuda adalah terjatuh, tergigit, tertendang, dan terseret kuda. Jangan heran dan takut ya! karena konon katanya atlet berkuda internasional harus terjatuh 75 kali dulu sebelum jadi atlet internasional :p.

Pelajaran kedua hari itu adalah memanah. Kalau memanah, saya sudah sering melihat tentang bagaimana cara bermain busur dan anak panah, jadi sudah memiliki bayangan bagaimana cara memanah. Kekuatan memanah ini bagi saya fokusnya di lengan ketika menarik tali busur karena kita harus menarik dengan kencang supaya energi yang didapatkan si anak panah untuk meluncur juga besar. Yang sulit bagi saya adalah memfokuskan tembakan ke target karena mata saya silinder jadi sedikit susah melihat garis lurus. Tapi, daripada berkuda saya lebih mau melanjutkan belajar memanah, insya Allah.
Ala-ala Katnis Everdeen :p
Setelah mengikuti kegiatan Muslimah Academy ini, teman-teman saya jadi banyak yang bertanya di media sosial bagaimana caranya ikut acara ini. Jadi, bagi yang mau ikut acara ini ke depannya. bisa terus pantau infonya di media sosialnya Muslimah Academy (facebook atau instagram). Berhubung saya tidak main instagram, jadi saya dapat info ini dari facebook. Acara ini juga tidak ada batasan umurnya kok, siapa saja boleh ikut, mulai dari anak-anak sampai ibu-ibu. Silahkan kalau mau coba berlatih memanah dan berkuda, acara ini recommended banget!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar