Bermain Kain Perca

Saya adalah seseorang yang suka menjahit dan mengumpulkan kain perca. Kain perca atau sisa-sisa kain dari saya menjahit, biasanya saya simpan dengan alasan "nanti suatu saat bisa dipakai menjadi sesuatu handcrafting atau kreasi patchwork & quilting. Suatu saat itu baru saja terjadi, ketika di kepala saya sangat banyak ide-ide handcrafting dan ketika saya ingin menjahit tapi bukan ingin menjahit baju karena lemarinya sudah mau muntah, saya memutuskan untuk bermain dengan kain perca :D.

Sebelum bermain dengan kain perca, saya mencari ide kira-kira apa yang sedang saya butuhkan dan bisa saya buat dengan handmade. Tiba-tiba saya ingat, saya pingin punya pouch baru tapi masih bingung mau membuat pouch rajutan atau dijahit. Oke, berhubung sedang ingin bermain dengan kain perca, akhirnya saya putuskan saya akan membuat pouch yang dijahit.
Pouch Kain Perca
Pouch yang saya buat ini sebenarnya sederhana, bentuknya limas segitiga, karena bosan selama ini pouch saya hanya berbentuk persegi hahaha. Pouch limas segitiga yang saya beri nama Kantong Piramida dan berikut sedikit langkah-langkah singkat membuatnya. Jujur, ini mudah sekali dan cuma butuh waktu kurang lebih 15 menit untuk membuatnya :).

#Menyatukan Kain
Jadi, saya menggunakan kain perca berukuran 30 x 15 cm untuk 1 pouch-nya. Saya menggunakan inner supaya lebih tebal. Nah, pertama-tama kita harus menyatukan dua lembar kain bagian luar dan bagian dalamnya. Kalau saya, untuk menyatukannya menggunkana semi obras dengan jahit zig-zag di pinggiran kain. 

#Memasang Resleting
Setelah kita punya dua lembar kain yang sudah dijadikan satu, selanjutnya kita memasang resleting. Cara memasangnya mudah saja, jadi satu sisi bagian lebar kain (sisi yang 15 cm) dijahit ke satu bagian resleting dan satu sisi bagian lebar yang lainnya dijahit ke sisi lain dari resleting.
#Menjahit Kantong Piramida
Setelah reseleting terpasang, langkah terakhir adalah menjahit sisi-sisinya supaya jadi Kantong Piramida. Kita menjahit di bagian dalam, jadi harus dibalik dahulu kainnya. Pertama-tama, kita jahit di bagian yang tegak lurus dari resleting (bebas mau bagian sebelah kanan atau kiri Anda). Lalu, di bagian lain yang belum dijahit, disatukan dan dijahit dengan jahitan yang tegak lurus dengan resleting dan jahitannya akan memotong si resleting (pokoknya dijahit sehingga kantongnya berbentuk limas segitiga hehehe). Oh ya, di bagian resleting yang terlalu panjang jangan lupa digunting supaya rapi.


Setelah membuat pouch selesai, bermain kain perca ini saya lanjutkan dengan membuat gantungan kunci dengan memanfaatkan ring gantungan yang sudah lama belum sempat terpakai. Membuat gantugan ini sangat sederhana, menjahitnya pun hanya lurus-lurus saja jadi saya happy saat menjahit ini. Saat menjahit ini saya senang sekali karena mudah, bisa mendapatkan banyak motif, dan cepat selesai jadi bisa membuat gantungan dalam jumlah banyak.
Gantungan kain perca yang kebanyakan bunga-bunga~
Jadi, sebenarnya bermain dengan perca ini sebagai salah satu usaha saya untuk mengisi waktu luang untuk #WorkLifeBalance supaya menjadi penetral otak saya yang lelah mengerjakan pekerjaan kantor. Juga sebagai ajang untuk mengasah otak kanan saya supaya otak kanan dan kiri saya tetap seimbang :). Selain itu, saya ini orangnya memang masih suka sayang membuang sesuatu, seperti kain perca misalnya, karena saya berpikir pasti bisa dimanfaatkan suatu hari nanti. Untuk memanfaatkannya memang butuh ide-ide kreatif dan waktu yang saya pun tidak tau kapan ide kreatif itu muncul dan punya waktu untuk mengutak-atik potongan kain-kain yang saya simpan itu hahaha.

Alhamdulillah percaku bermanfaat, alhamdulillah punya pouch baru
Setelah bermain dengan kain perca ini, jujur saya punya rasa senang yang berbeda karena ternyata "wah saya bisa juga memanfaatkan sesuatu yang tadinya useless menjadi sesuatu yang bermanfaat". Untuk selanjutnya, sebenarnya bermain perca ini saya niatkan untuk mendalami teknik patchwork & quilting, tapi lagi-lagi waktunya belum sempat padahal udah niat ikutan beli kain perca yang bisa untuk patchwork hehehe. Semoga di lain kesempatan masih banyak waktu untuk belajar. aamiiin.

 Selamat mencoba dan berkreasi! Yuk boleh banget kalau ada yang mau berdiskusi :)


P.s.: Kalau ada yang tanya saya suka dapat inspirasi handcrafting dari mana? jawaban-nya adalah Pinterest! :D

Komentar

  1. Cantik2 banget kreasinya mbak
    Memang ya kreatifitas itu tanpa batas apalagi ditangan mereka yang telaten dan kreatif
    Motif percanya juga cakep

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi terimakasih Mba sudah berkunjung :)

      Salam,
      Putri

      Hapus
  2. Cantik mbak..sy punya mesin jahit tp belum pernah praktek..salam kenal mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenaaal :D
      Ayo-ayo dipakai mesin jahitnya seru loh hehehe

      Hapus
  3. Bagus sekali hasil karyanya... Kalau boleh tahu mesin jahit yang bagus merk apa ya? Saya juga suka jahit, tapi pakai mesin jadul butterfly punya ibu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba,

      Saya pakai mesin jahit portable yang janome NS211A. Waktu belajar juga malahan pakai butterfly singer yang jadul punya nenek. Karena mesin butterfly nya udah terlalu tua, jadi beli yang portable :D

      Hapus
  4. lucu lucu iihhh... nuhun tulisannya sudah kasih ide.

    BalasHapus

Posting Komentar