![]() |
| Source: Pinterest |
- Memakai blender. Biasanya, saya kalau membuat jus menggunakan juicer, tapi kelemahannya ampas dari buah-buahannya jadi kebuang dan banyak part yang harus dicuci. Untuk membuat smoothies ini saya pakai blender supaya lebih cepat dan mudah untuk mencampur base liquidrnya.
- Memilih base liquid. Di sini kita memilih cairan yang mau digunakan untuk melarutkan si buah-buahannya. Kita bisa menggunakan air putih biasa, air kelapa, susu, yogurt, teh, atau jus buah. Buat yang lagi diet bisa juga pakai susu yang low fat.
- Gunakan kreativitasmu untuk mencampur buah-buahan dan/atau sayuran. Ini bagian yang paling seru, karena kita bisa memilih buah dan sayur yang mau kita buat sesuka hati kita, sesuai kreativitas kita. Waktu mencampur pasti ada perasaan "aduh ini enak ga ya?" "aduh ini rasanya jadi kayak apa ya?" tapi jangan takut, coba aja siapa tau enak! :p. Untuk percobaan kali ini saya belum mencampur buah/sayur dalam jumlah banyak, karena saya cuma "menghabiskan" buah-buahan yang ada di rumah.
- Memilih rasa. Bagian ini juga seru sih, di mana kita bisa mencampurkan perasa-perasa yang ada. Bisa dicampur pemanis seperti gula, madu, sirup. Atau bisa juga ditambah rasa yang lain seperti dicampur cokelat atau daun mint. Kalau saya, sudah bertekad untuk tidak menambahkan gula pasir di smoothies saya, jadi saya pakainya madu.
- Supaya memudahkan, simpan bahan-bahan di dalam freezer. Jadi, kalau sudah menentukan campuran sayuran dan buah yang mau dibuat smoothies, bisa langsung dipotong-potong per porsi, dimasukkan ke plastik, lalu disimpan di freezer atau di kulkas biasa juga oke. Keuntungannya adalah memudahkan saat akan membuat smoothies dan jadinya tidak perlu ditambah es batu kalau mau smoothies nya dingin :D.
- Memakai bahan dasar pisang untuk campuran. Saya membaca beberapa blog orang yang suka membuat smoothies, kebanyakan mereka memakai pisang Saya sempat berpikir "aduh pisang ya, apa enaknya dicampur sama ini-itu", tapi ternyata si pisang ini oke-oke aja dicampur sama apapun hahaha. Tapi ya kalau ngga suka pisang, tidak perlu dipaksakan.
Dalam seminggu ini, niatnya saya membuat untuk 5 hari kerja. Tetapi, karena terkena efek detoks jus tiga diva, jadi ada satu hari yang saya bolong membuat smoothies :p. Yang saya buat di minggu pertama ini cukup sederhana kok, cuma memanfaatkan buah-buahan yang ada di rumah dan tinggal ditambah persediaan base liquid, seperti susu dan yogurt.
#Jus Tiga Diva
Jus tiga diva ini terdiri dari wortel, apel, dan tomat. Saya suka banget jus wortel dan madu, atau perasan tomat dicampur madu. Tapi, selama ini saya belum pernah mencampurkan tomat dan madu dalam satu jenis minuman. Baru kali ini saya mencampurkan wortel dan tomat ditambah apel. Untuk base liquid nya saya menggunakan air putih biasa dan pemanisnya saya menggunakan madu. Yang baik adalah jus ini langsung diminum dan tidak perlu disaring. Tapiiii buat saya yang selama ini nge-jus wortel pakai juicer, saya tidak sanggup meminum serat-serat wortel yang menurut saya seperti bau tanah haha. Jadi, untuk jus tiga diva ini saya saring lagi jadi saya minum airnya saja. Karena saat membuat ini saya sedang puasa, jadi saya simpan di dalam kulkas dan rasanya segeeerrr banget buat buka puasa :D.
Jus tiga diva ini katanya bagus loh buat ibu-ibu yang lagi program hamil. Bukan untuk menambah kesuburan secara langsung, tapi untuk menyeimbangkan hormon di dalam tubuh dan sebagai detoksifikasi dari zat-zat negatif yang berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Jadi, buat yang sedang tidak program hamil pun baik untuk meminum jus tiga diva, bisa jadi salah satu cara untuk hidup sehat.
#Kiwi and Apple Smoothies
Masih ada stok apel di rumah, lalu saya padankan dengan buah kiwi. Kiwi ini salah satu buah favorit saya, yang biasa saya makan pakai sendok, bukan dipotong-potong dulu. Dalam rangka ber-smoothies ria kali ini, saya jadikan kiwi menjadi temannya apel bersama dengan yogurt. Kali ini saya tidak menambahkan pemanis, karena yogurt-walaupun plain-sudah manis. Kiwi and apple smoothies ini buat saya rasanya asam-asam segar.
Mengonsumsi kiwi ini harus hati-hati loh, ternyata ngga semua orang cocok dengan kiwi. Kiwi ini mengandung enzim pemecah protein, namanya aktinidin, yang bisa menjadi alergen bagi sebagian orang. Ciri-ciri alergi terhadap kiwi biasanya gatal-gatal di sekitar mulut setelah memakan buah kiwi. Alhamdulillah, saya bisa bersahabat dengan kiwi.
#Banana Date Smoothies
Smoothies ini adalah campuran dari kurma, pisang, dan susu. Untuk pisangnya sudah saya simpan di freezer jadi sekalian sebagai pendingin. Susu yang saya gunakan adalah susu cair yang plain dan saya tidak menambahkan pemanis lain karena si kurma sudah manis. Kalau dijelasin, rasanya seperti susu pisang (yang banyak dijual di pasaran) tapi ada rasa-rasa manis kurma hehe.
Smoothies ini rasanya segar sekali dan cocok banget buat minuman berbuka puasa. Seperti yang kita tahu, saat berbuka puasa disunnahkan memakan kurma dalam jumlah ganjil, tapi kadang-kadang kitanya yang malas makan kurma banyak-banyak. Jadi, alternatifnya adalah dibikin smoothies. Selain itu, kurma juga bagus loh buat yang lagi diet, kenapa? karena kurma ini pembakarannya lambat sehingga membuat kita tidak mudah lapar. Makanya, saya pun suka sahur cuma makan kurma kalau pas puasa Senin-Kamis.
#Dragon Smoothies
Buah naga adalah buah favorit saya dan sering membawanya ke kantor untuk cemilan. Saat program smoothies ini, saya mencampur buah naga merah dengan pisang yang juga sudah saya simpan di freezer. Untuk base nya saya menggunakan yogurt yang plain dan tidak saya tambahkan pemanis karena si buah naga merah kadang sudah manis rasanya. Hasilnya? enak banget! ada rasa asam yang segar dari yogurt, manis buah naga, dan aromanya pisang.
Buah naga ini juga manfaatnya bagus untuk tubuh kita, apalagi yang buah naga merah. Walaupun namanya buah naga merah, warna aslinya adalah ungu. Seperti yang kita ketahui, buah-buahan atau sayuran yang berwarna ungu itu mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan ini berguna untuk menangkal radikal bebas di tubuh kita dan melindungi tubuh kita dari zat-zat karsinogenik yang menyebabkan kanker. Kalau zaman saya kuliah sih yang antioksidannya tinggi juga dipakai untuk inhibitor pencegah korosi :p
Baiklah, sebenarnya membuat smoothies ini niat awalnya cuma memanfaatkan buah-buahan yang lagi dalam jumlah banyak di rumah. Sayang banget kalau ngga ada yang makan dan malah jadi busuk hehe maklum saya masih moody kalau urusan makan buah. Tapi, selama mencoba-coba smoothies ini jadi seru sendiri dan malah penasaran untuk campur-campur yang lainnya, pakai sayuran hijau misalnya. Tapi di satu sisi, dipikir-pikir kalau sayuran udah biasa dijadikan cemilan, jadi untuk apa dibuat smoothies lagi hahaha. Insya Allah, ber-smoothies ria dan eksplor buah-buahan tetap akan berjalaaaan.
Buat yang mau coba ber-smoothies ria, feel free to share with me :D
Mengonsumsi kiwi ini harus hati-hati loh, ternyata ngga semua orang cocok dengan kiwi. Kiwi ini mengandung enzim pemecah protein, namanya aktinidin, yang bisa menjadi alergen bagi sebagian orang. Ciri-ciri alergi terhadap kiwi biasanya gatal-gatal di sekitar mulut setelah memakan buah kiwi. Alhamdulillah, saya bisa bersahabat dengan kiwi.
#Banana Date Smoothies
Smoothies ini adalah campuran dari kurma, pisang, dan susu. Untuk pisangnya sudah saya simpan di freezer jadi sekalian sebagai pendingin. Susu yang saya gunakan adalah susu cair yang plain dan saya tidak menambahkan pemanis lain karena si kurma sudah manis. Kalau dijelasin, rasanya seperti susu pisang (yang banyak dijual di pasaran) tapi ada rasa-rasa manis kurma hehe.
Smoothies ini rasanya segar sekali dan cocok banget buat minuman berbuka puasa. Seperti yang kita tahu, saat berbuka puasa disunnahkan memakan kurma dalam jumlah ganjil, tapi kadang-kadang kitanya yang malas makan kurma banyak-banyak. Jadi, alternatifnya adalah dibikin smoothies. Selain itu, kurma juga bagus loh buat yang lagi diet, kenapa? karena kurma ini pembakarannya lambat sehingga membuat kita tidak mudah lapar. Makanya, saya pun suka sahur cuma makan kurma kalau pas puasa Senin-Kamis.
#Dragon Smoothies
Buah naga adalah buah favorit saya dan sering membawanya ke kantor untuk cemilan. Saat program smoothies ini, saya mencampur buah naga merah dengan pisang yang juga sudah saya simpan di freezer. Untuk base nya saya menggunakan yogurt yang plain dan tidak saya tambahkan pemanis karena si buah naga merah kadang sudah manis rasanya. Hasilnya? enak banget! ada rasa asam yang segar dari yogurt, manis buah naga, dan aromanya pisang.
Buah naga ini juga manfaatnya bagus untuk tubuh kita, apalagi yang buah naga merah. Walaupun namanya buah naga merah, warna aslinya adalah ungu. Seperti yang kita ketahui, buah-buahan atau sayuran yang berwarna ungu itu mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan ini berguna untuk menangkal radikal bebas di tubuh kita dan melindungi tubuh kita dari zat-zat karsinogenik yang menyebabkan kanker. Kalau zaman saya kuliah sih yang antioksidannya tinggi juga dipakai untuk inhibitor pencegah korosi :p
Baiklah, sebenarnya membuat smoothies ini niat awalnya cuma memanfaatkan buah-buahan yang lagi dalam jumlah banyak di rumah. Sayang banget kalau ngga ada yang makan dan malah jadi busuk hehe maklum saya masih moody kalau urusan makan buah. Tapi, selama mencoba-coba smoothies ini jadi seru sendiri dan malah penasaran untuk campur-campur yang lainnya, pakai sayuran hijau misalnya. Tapi di satu sisi, dipikir-pikir kalau sayuran udah biasa dijadikan cemilan, jadi untuk apa dibuat smoothies lagi hahaha. Insya Allah, ber-smoothies ria dan eksplor buah-buahan tetap akan berjalaaaan.





Komentar
Posting Komentar