Monumen Nasional atau lebih terkenal dengan singkatannya "Monas" adalah salah satu landmark kota Jakarta. Bagi sebagian orang, Monas mungkin menjadi tempat wisata idaman, tapi bagi sebagian orang lainnya mungkin sudah bosan ke Monas. Sebenarnya, banyak yang bisa kita lakukan saat berwisata ke Monas. Mulai dari naik ke atas Monas, wisata di ruang museum yang banyak dioramanya, jajan souvenir Jakarta, duduk-duduk di taman Monas sambil piknik, atau sekadar olahraga keliling Monas hahaha. Yang saya lakukan saat terakhir ke Monas adalah cukup duduk-duduk di taman Monas sambil berpiknik.
Bagi yang berminat berwisata ke Monas, jangan khawatir karena tidak perlu berjalan jauh dari pintu masuk. Di sana disediakan kereta mobil (ya pokoknya mobil tapi bergerbong-gerbong kayak kereta) yang bisa dinaiki secara gratis sampai ke cawan Monas dan sebaliknya. Untuk masuk ke museum Monas tentu ada biaya masuknya tapi saya kurang tau berapa harga tiketnya sekarang. Nah, buat yang tertarik naik ke atas Monas, siap-siap antre panjang dan mengular ya! Saya pun masih penasaran naik ke atas Monas apalagi saat malam hari, impian banget melihat lampu-lampu Jakarta pada malam hari dari atas Monas hehehe.
Untuk sekadar menikmati suasana taman sambil duduk-duduk dan piknik di Monas juga seru kok. Di taman Monas banyak pepohonan rindang yang ukurannya besar, sehingga sejuk sekali duduk-duduk di bawah pohonnya. Ini seru pake banget! karena entah kenapa enak banget selonjoran di rumput sambil liat awan di langit :").
![]() |
| Rasanya damai sekali menikmati langit di bawah semilir angin pohon~ |
Ketika duduk-duduk piknik di taman Monas bisa saja membawa bekal makanan dari rumah. Tapi, kalau mau beli makanan di sekitar Monas juga banyak kok. Makanan bisa dibeli di semacam foodcourt di dekat toko-toko souvenir. Makanan dan minuman yang dijual di sana pun beragam dan penjualnya juga banyak. Nah, kalau mau pesan makanan di sini harus hati-hati ya! karena ketika kita masuk ke foodcourt akan banyak pedagang yang menuntun kita ke meja dan ternyata diharuskan membeli makanan dari toko-toko yang sekitar meja tersebut. Sebenarnya saya agak terganggu sih, karena ingin lihat-lihat ada makanan apa saja di sana tapi si ibu-ibu itu seakan memaksa kalau ngga boleh beli di tempat lain. Akhirnya, saya dan teman-teman saya memilih untuk tidak duduk di tempat yang di arahkan dan memilih membungkus makanannya.
Terakhir, untuk yang mau membeli souvenir landmark Jakarta bisa banget mengunjungi toko-toko souvenir yang ada di dekat foodcourt. Di sana banyak sekali souvenir-souvenir berbentuk dan bergambar Monas, mulai dari miniatur Monas, bingkai foto, sampai yang paling sering ditemui : kaus bergambar Monas. Untuk kisaran harganya saya tidak tahu, karena kemarin sudah agak kesal sama ibu-ibu penjual makanan jadi sudah malas bertanya-tanya di toko souvenir.








Duuuuh...
BalasHapusSaya belum sempat ke Monas, (memalukan yaaa...)
Cuma lewat-lewat doang
Hahaha saya juga jarang2 kok :p
Hapus