Seumur hidup saya hanya mengenal Cirebon adalah salah satu kota yang dilewati ketika mudik lebaran ke Wonogiri. Ketika masih menggunakan jalur pantura lama, Cirebon biasanya menjadi salah satu titik akhir kemacetan dan bisa ditempuh dengan enam jam perjalanan darat. Beruntungnya sekarang ada tol Cipali, jadi waktu tempuh Jakarta-Cirebon hanya memerlukan tiga jam perjalanan saja. Sebetulnya, saya dan keluarga sudah memiliki rencana untuk liburan akhir pekan ke Cirebon, tapi ternyata lebih dulu berakhir pekan ke Cirebon bersama #gengpiknik.
Mengelilingi Cirebon tidak butuh waktu yang lama, sehari untuk jelajah kota pun cukup. Jadi, bisa digunakan untuk alternatif mengisi akhir pekan. Untuk lebih mudah berkeliling, memang lebih baik menggunakan mobil pribadi, tapi jangan khawatir, kalau memang ke Cirebon naik kendaraan umum, di sana sudah ada ojek atau taksi online kok. Satu lagi tipsnya, jika memang ingin memadatkan berwisata ke Cirebon di akhir pekan, jangan lupa sudah menyusun itinerary supaya lebih mudah.
Berikut ini adalah cara saya dan teman-teman memaksimalkan akhir pekan kami di Cirebon. Sudah termasuk waktu kondangan, karena memang tujuan utama kami pergi ke Cirebon adalah menghadiri pernikahan salah satu anggota #gengpiknik.
#Roadtrip dari Jakarta
Untuk perjalanan kali ini, kami memilih untuk menggunakan mobil pribadi daripada naik kereta. Rencana awal memang menggunakan dua mobil, tetapi menjelang keberangkatan ternyata cukup dengan satu mobil. Kami berangkat jam 11 malam dari Jakarta dan ternyata jam setengah 4 pagi sudah sampai di Cirebon. Kami pun menunggu subuh di Masjid At-Taqwa Cirebon yang dekat dengan stasiun.
#Menunggu check in hotel dan kondangan
Sehabis shalat subuh, kami langsung menuju ke Hotel Zamrud tempat kami menginap setidaknya untuk istirahat walaupun belum bisa check in. Sebelumnya, saya sudah reservasi family room di hotel ini dari jauh-jauh hari. Lumayan recommended dengan harga 950k family room hotel ini cukup luas dan benar-benar cocok untuk keluarga besar atau rombongan seperti kami. Pagi itu kami mandi dan bersiap-siap untuk kondangan di mushala hotel. Setelah menghadiri akad nikah, di waktu luang menunggu resepsi akan kami isi dengan berwisata.
#Sarapan Nasi Jamblang Mang Dul
Ada beberapa nasi jamblang yang terkenal di Cirebon, salah satunya adalah Mang Dul yang letaknya tidak jauh dari hotel kami. Akhirnya, sebelum bersiap-siap untuk akad nikah, kami sarapan nasi jamblang terlebih dahulu. Jadi, nasi jamblang ini adalah nasi rames khas Cirebon yang disajikan dengan alas daun jati. Lauknya ada bermacam-macam dan harganya tergantung dari lauk yang kita pilih.
![]() |
| Pagi di Nasi Jamblang Mang Dul |
#Keraton dan Pasar Kanoman
Sebenarnya ada beberapa keraton yang ada di Cirebon, di antaranya Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman. Tapi, yang kami kunjungi kemarin adalah Keraton Kanoman sedangkan Keraton Kasepuhan hanya sekadar lewat saja. Keraton Kanoman ini terletak di sekitar pasar Kanoman, jadi untuk menuju ke sana, kami harus melewati pasar tradisional. Lumayan menjadi public attention karena kami jalan-jalan di pasar menggunakan baju kondangan hahaha.
Sesampainya di Keraton Kanoman, kondisinya sungguh memprihatinkan seperti tidak terawat. Tempat ini seperti terlupakan dan terkesan kumuh karena berada di belakang pasar. Bahkan beberapa keramik hiasan di tembok banyak yang hilang. Entah kenapa rasanya sedih sekali melihat keadaannya, semoga jika ada kesempatan kembali ke sana, keadaan Keraton Kanoman sudah jauh lebih layak untuk dikunjungi sebagai tempat wisata sejarah.
Untuk pasar Kanoman sendiri cukup ramai dan lengkap. Banyak juga toko oleh-oleh di sana. Tapi, saat itu kami belum terpikirkan membeli oleh-oleh, justru yang dibeli adalah buah srikaya! Lumayan lah di Jakarta sepertinya sudah susah menemukan buah ini.
![]() |
| Srikaya di Pasar Kanoman |
#Taman Sari Gua Sunyaragi
Sore hari setelah kondangan dan istirahat sebentar, kami menuju ke tempat wisata Taman Sunyaragi. Taman Sunyaragi ini adalah kompleks gua yang pada masanya digunakan untuk tempat istirahat dan bersemedi pada Sultan Cirebon dan keluarganya. Sunyaragi sendiri berasal dari bahasa Sansekerta "Sunya" yang berarti sepi dan "Ragi" yang berarti raga. Di kompleks gua ini ada banyak gua yang pada masanya tentu memiliki fungsinya masing-masing. Memang sebagian sudah banyak bangunan gua yang hancur, tapi secara keseluruhan tempat wisata ini masih terlihat indah. Untuk masuk ke dalam kompleks gue ini, kita harus membeli tiket seharga Rp 10.000,00 untuk retribusi.
#Batik Trusmi
Siapakah yang tidak mengenal Batik Trusmi dari Cirebon? Kawasan Batik Trusmi sudah sangat terkenal sebagai tempat belanja batik dan oleh-oleh khas Cirebon. Sebenarnya kawasan Batik Trusmi ini banyak galeri-galeri batik Cirebon, tapi kemarin kami mengunjunginya ya toko Batik Trusmi. Sedang tidak berminat membeli kain atau baju batik, saya hanya membeli makanan dan minuman, termasuk sirup legendaris dari Cirebon, yaitu Sirup Buah Tjampolay.
#Makan Empal Gentong
Salah satu makanan khas dari Cirebon adalah empal gentong. Empal gentong ini semacam soto daging, ada yang berkuah santan ada juga yang berkuah asam dan bening. Saat di kondangan saya makan empal gentong kuah santan, jadi saat sorenya saya mencoba yang kuah asam. Sebenarnya ada banyak empal gentong yang terkenal di Cirebon, tapi sore itu kami menuju ke empal gentong H. Apud. Harga satu porsi empal gentong Rp 22.000, ditambah nasi Rp 5.000 sudah membuat perut kenyang dan nikmat karena rasanya juga enak. Selain empal gentong H. Apud, yang cukup terkenal lainnya adalah empal gentong Amarta. Sayang sekali, saat kemarin parkirnya penuh.
#Mie Koclok Cirebon
Kalau di Bandung ada mie kocok, di Cirebon ada mie koclok. Bedanya adalah mie koclok berkuah santan yang rasanya gurih. Kuahnya tidak banyak seperti mie kocok Bandung, hanya nyemek-nyemek seperti mi godog Jogja. Menurut saya ini menarik banget, rasanya juga enak lho! Nah, mie koclok ini adanya malam hari di pinggir jalan kota Cirebon. Pilihan kami kemarin adalah mie koclok Mas Edi di Jalan Lawang Gada. Kenapa pilih mie koclok ini? karena hasil searching hahaha!
#Melihat Kerlip Lampu Kota Cirebon
Malam harinya, silahkan menuju ke atas, arah Kuningan, untuk bisa menikmati kota Cirebon di malam hari dari ketinggian. Di daerah ini ada beberapa restoran yang bisa disinggahi sambil menikmati kerlip lampu kota. Malam itu kami memilih restoran Kelapa Manis dan kami datang ketika sudah mau last order. Di sana kami tidak makan karena masih terlalu kenyang mie koclok. Akhirnya hanya pesan minuman hangat sambil menikmati lampu kota Cirebon. Suka banget sih lihat lampu kota yang kelip-kelip bagus gitu, kalau ada yang melamar di tempat seperti ini ga bisa ditolak deh (eh gimana maksudnya?).
![]() |
| Kota Cirebon di malam hari |
Pagi harinya, niatnya mau melihat CFD di Cirebon sambil jajan serabi. Tapi apa daya, kami terlalu mengantuk untuk bangun pagi. Untungnya masih bisa mendapatkan serabi khas Cirebon. Serabi Cirebon ini termasuk serabi jenis baru bagi saya karena isinya oncom. Saya penggemar serabi garis keras dan saya suka oncom, maka ketika keduanya bersatu ya otomatis jadi makanan favorit! Sayangnya ukurannya terlalu besar, jadi kurang enak kalau disantap sudah dingin.
#Membeli Oleh-Oleh
Sebenarnya ada banyak sekali toko oleh-oleh di Cirebon, bahkan toko kue ala artis pun banyak. Kalau kata mama saya ada toko oleh-oleh yang terkenal namanya toko Sinta tapi letaknya entah di mana. Kemarin kami hanya membeli oleh-oleh di sepanjang jalan pulang. Kami semua tertarik membeli kerupuk pasir yang menggantung-gantung di sepanjang jalan.
Setelah membeli oleh-oleh akhirnya kami kembali menuju Jakarta. Sebenarnya ada satu lagi yang kurang, yaitu makan nasi lengko. Yah, mungkin kalau nanti kembali ke Cirebon bisa disisihkan bagian perut untuk nasi lengko. Sejauh ini bagi saya yang menarik untuk wisata ke Cirebon adalah makanannya karena untuk tempat wisata masih perlu banyak perbaikan supaya lebih menarik lagi.
Sedikit tips bagi yang memang ingin ke Cirebon saat akhir pekan dan menggunakan mobil pribadi, sebaiknya jangan terlalu sore pulang ke Jakarta supaya belum terlalu macet dan tidak terlalu malam sampai di Jakarta. Jadi, malamnya bisa istirahat untuk kembali menyambut hari Senin.












Wah Cirebon menarik juga dijelajahi ya. Saya belum pernah ke Cirebon euy, kayaknya kapan2 kudu ngebolang nih ke Cirebon
BalasHapusMakasi infonya mbak
Jadi pengen beli batik Cirebon akunya nih
Menarik sekali mba, makanannya juga enak-enak hehehe
HapusWaah silahkan mampir ke Batik Trusmi *jadi promosi hahaha
thanks kak Rey......
BalasHapussami-sami ummi kece :)
HapusGw malah ga nemu mie koclok tapi gw nemu nasi lengko di alun-alun. Nasi Lengko is not that good anyway 😂
BalasHapusAgen Slot Terbaik
BalasHapusAgen Situs Terbaik
Situs Agen Judi Online
Untuk semua para Bettor di seluruh Indonesia
Ayo Buruan gabung sekarang juga bersama kami di situs 88CSN.
Situs 88CSN merupakan sebuah situs yang sudah lama berdiri yang menyediakan jasa permainan judi yang terpercaya dan teraman dengan pelayanan yang terbaik dan proses deposit & withdraw tercepat !
HOT PROMO :
Bonus Deposit New Member 120%
Bonus Deposit Happy Hour 25%
Bonus Deposit Poker 20% Permainan Poker.
Bonus Deposit Harian 5% untuk semua Permainan.
Rebate :
Casino 0,8%
Sportbook 0,8%
Slot Games 0,8 %
Minimal deposit 50rb
Minimal penarikan 50rb
Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
WA : 081358840484
BBM : 88CSNMANTAP
Facebook : 88Csn
https://bit.ly/2ENk1VF