Belajar Berkebun

Selama pandemi ini, supaya tidak bosan, saya mencoba berbagai macam hal, termasuk salah satunya meneruskan keinginan bisa berkebun. Awal mula belajar berkebun karena saya ingin memiliki sesuatu yang diurus, pilihan saya jatuh pada tanaman, padahal tidak punya background bercocok tanam sama sekali. Awal mula memelihara tanaman adalah dari kaktus, lalu ke tanaman hias, dan sekarang mau mencoba tanaman-tanaman yang dapat dikonsumsi. Ternyata ini sulit, tidak semua benih yang disemai dapat tumbuh dan tidak semua bibit yang hidup bisa tetap hidup. Di proses ini, saya selalu berkata ke diri sendiri, "nikmati saja proses belajarnya, toh belajar selalu menjadi proses yang menyenangkan".

Di bulan Mei ini, saya mendapat kesempatan untuk menambah ilmu berkebun dengan menjadi 1 dari 10 orang peserta workshop berkebun gratis dari Kebun Kumara yang berkolaborasi dengan Base.id. Saya yang sudah lama sekali mengikuti urban farming ala Kebun Kumara, tentu senang sekali mendapatkan kesempatan workshop ini, apalagi tanpa harus datang ke Kebun Kumara, bisa dilakukan secara daring.

Kebutuhan workshop juga dikirimkan langsung ke rumah sebelum hari workshop. Paketnya berupa media tanam seperti cocopeat, sekam bakar, sekam mentah, pupuk kandang, pupuk kompos, bibit terong, dan benih bunga telang. Sebelum memulai workshop membuat media tanam yang baik, kami dijelaskan dulu mengenai bagaimana berkebun di rumah secara daring dari Kebun Kumara. Dalam penjelasan dan praktik jarak jauh ini, saya mendapatkan "oooh" momen saya kenapa selama ini masih sering gagal menyemai benih. Hahaha.

Perlengkapan workshop berkebun

Setelah mengikuti workshop ini, rasanya penasaran sekali mau belanja-belanja media tanam, campur-campur media tanam, beli benih-benih tanaman, dan praktik di rumah dari apa yang didapatkan selama workshop berlangsung. Doakan ya! Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktikan dengan baik. Aaamiin.

Tak lupa, terimakasih atas kesempatannya Kebun Kumara dan Base.id.

Komentar