Setelah berbulan-bulan di rumah saja karena pandemi ini tak kunjung usai, bulan Agustus ini ternyata pemerintah sedikit melonggarkan PSBB. Kita sudah bisa berkegiatan secara terbatas di luar rumah dan di kesempatan ini, saya dan keluarga iseng berencana liburan ke alam terbuka. Pilihan yang terdekat dari Jakarta adalah ke Taman Safari. Waktu itu ada syarat kalau mau ke Taman Safari, boleh ke Taman Safari tapi ngga turun dari mobil. yah.... mana bisaaaa.
Akhirnya ya tetap turun dengan meminimalisasi berkumpul di keramaian, tetap jaga jarak, dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Supaya tidak harus antre tiket, kami sudah beli tiket online sebelumnya dan berangkat pagi-pagi sekali setelah sholat subuh. Alhasil, jam setengah tujuh sudah sampai di Taman Safari, padahal Taman Safari buka jam setengah sembilan. Hahahaha.
Baiklah, sambil menunggu Taman Safari buka, saya dan adik-adik sepupu turun menghirup udara segar. Rasanya..... nikmat sekali ya Allah nikmat menghirup udara bebas. Dalam hati selalu berharap semoga pandemi ini segera usai, jadi kami bisa menghirup udara dengan bebas lagi. Aaamiin.
Sekitar jam setengah sembilan gerbang Taman Safari dibuka, kami termasuk mobil-mobil yang berada di bagian depan. Senang sekali rasanya, benar-benar rasanya refreshing setelah selama ini di rumah saja. Selama berjalan di kandang hewan, ada kejadian mengejutkan, di mana mobil om yang saya naiki, ban-nya pecah di kandang harimau! Bagimana masa mau berhenti? oh tentu tidak bisa. Panik? sedikit panik tapi mencoba tenang dan tetap berjalan. Setelah kandang harimau masih kandang beruang dan tentu belum bisa berhenti. Akhirnya, setelah kandang beruang, kami berhenti di kandang orangutan.
Setelah kejadian ban pecah di kandang harimau tadi, saya langsung kordinasi dengan om yang satu supaya mobilnya tunggu di depan dan kebetulan yang ada petugas Taman Safari adalah di kandang orangutan. Jadilah, di kandang orangutan terjadi pemindahan penumpang dari mobil dan om saya mengganti ban yang bocor. Lucu sekali~ selama proses ini kami diperhatikan oleh para orangutan, jadi bukan kami yang menonton mereka, tapi mereka yang menonton kami. Hahaha.
![]() |
| Para orangutan yang menonton kami mengganti ban mobil |
Sampai di tempat wisata, kami langsung menuju parkiran shelter bus Panda. Inilah strategi liburan kami, ke Istana Panda terlebih dahulu pagi-pagi saat masih sepi, makan siang di sana, lalu turun ke bawah. Dari Istana Panda, kami masih bisa menikmati pertunjukan singa laut, pertunjukan lumba-lumba, main wahana, dan ke baby zoo.
Cukup puas di liburan kali ini, karena Taman Safari pun tidak begitu ramai. Lalu, untuk menghindari macet di perjalanan pulang menuju Jakarta, sekitar jam 3 setelah sholat ashar kami pulang. Seru sekaliiii~ liburan singkat di tengah pandemi, mudah-mudahan setelah ini semakin bebas ya untuk berliburan lagi. Berikut sedikit galeri hewan-hewan menggemaskan di Taman Safari~






Komentar
Posting Komentar