Saya lupa kapan terakhir berenang di laut lepas, kalau tidak salah ingat terakhir main di laut itu waktu ke Pulau Pramuka, sudah sekitar dua tahun yang lalu hahaha. Makanya, ketika ada rencana berlibur ke Pahawang di akhir tahun 2019 kemarin, rasanya excited sekali~ apalagi saya belum pernah ke Pahawang, yang katanya pemandangan bawah lautnya sungguh cantik. Yang bikin tambah excited adalah, kami akan pergi berlibur sekeluarga besar! Wah udah kebayang serunya.
Kami berangkat dari Jakarta menuju Lampung dengan kapal ferry dan memang sudah lama sekali tidak menyebrangi Selat Sunda. Dulu, naik ferry ke Lampung bisa menghabiskan waktu 3-4 jam perjalanan ditambah 3 jam perjalan darat ke Bandar Lampung, tempat kakek saya tinggal. Beberapa tahun belakangan, Pelabuhan Merak bebenah, sekarang ada kapal ferry eksekutif dari Pelabuhan Merak yang baru. Ohiya, terminal Pelabuhan Merak yang baru ini bagus, seperti mall yang kayaknya mau dibuat seperti Harbour Bay di Batam atau lebih keren lagi Harbour Front di Singapura. Tapi yah..... masih sepi banget mall nya dan belum banyak tenant yang buka.
Dengan adanya kapal ferry eksekutif ini, kami hanya membutuhkan 1 jam perjalan laut dan sekitar 1 jam tol Bakauheni-Bandar Lampung. Wah, alhamdulillah merasakan bagaimana bermanfaatnya pembangunan jalan tol Sumatera ini, benar-benar mempersingkat waktu perjalanan. Kami menginap dulu satu hari di Bandar Lampung, lalu keesokan harinya baru menuju Pahawang dari Pelabuhan Ketapang. Mobil-mobil kami tidak ikut menyebrang, karena hanya dengan kapal nelayan kami menuju Pahawang.
![]() |
| Perjalanan menuju Pulau Pahawang |
Selama di Pahawang ini, kami menikmati snorkeling di beberapa spot yang memang disediakan untuk snorkeling. Bagi yang tidak mau ikut (seperti mama saya), bisa duduk-duduk di warung terapung di atasnya sambil menikmati mie instan atau kopi. Ketika lelah berenang, kita juga bisa makan dulu di atas lalu berenang lagi~
Selain spot snorkeling, kami juga mengunjungi spot pantai untuk bermain pasir di pinggir pantai, atau sekadar untuk menikmati semilir angin pantai dari pulau-pulau tidak berpenghuni. Proses berpindah-pindah spot wisata ini semua naik kapal nelayan yang memang kami sewa full dari Pelabuhan Ketapang hingga kembali ke Pelabuhan Ketapang. Semua sudah dibayar secara paket all in termasuk penginapan dan makan.
| Main di pantai dulu~ |
![]() |
| Sunrise di Pahawang yang cantik |
Yang menarik dari snorkeling di Pulau Pahawang adalah ketika berenang kita bisa melihat Nemo si Ikan Badut. Bahkan, ternyata di sana memang ada penangkaran Nemo ini dan saat berenang, kita bisa berfoto bareng Nemo, lho!
![]() |
| Ketemu sama Nemo~ |
| Serruu yaaah berenang sama ikan |
Setelah menginap semalam di Pahawang, alhamdulillah puas bisa berenang di laut lagi. Lumayan jadi refreshing di akhir tahun supaya siap menghadapi tahun yang baru, hehehe.
| Terakhir, terimakasih Pahawang :') |



Komentar
Posting Komentar